Sabtu, 24 September 2011

Yang Berkuasa

0 komentar

Berjalan ku tak tentu arah
Di hatiku berkemelut resah
Kulihat bunga mawar terindah
Yang tumbuh dari genangan darah
Darah dari mimpi-mimpi
Darah dari isak tangis

Hari ini..

0 komentar

hari ini kita bicara tentang beda yang sama…
hari ini kita berkata tentang tentang hati yg tak lagi satu kata..
hari ini kita berujar tentang ke “akuan” yg membeku..
dan hari ini ocehan kita terlanjur menjadi ludah yg tak mungkin kita jilat kembali…
lalu bisakah hari ini kita jadikan “diam”…
bila itu mungkin..dapatkah hari ini kita biarkan berlalu menjadi sepi…
ataukah..kita berharap saja bahwa hari ini tidaklah menjadi hari….
dan seperti biasa kita akan begitu gampang melupakan hari ini…
hari ini hampir berakhir…
kita sepakat bahwa hari ini kita adalah batu…
lalu satu yg kita pahami dan kita sama-sama paham bahwa hari ini kita tak dapat sepaham…
dan pada akhirnya..hari ini kita tahu, bahwa kita bukanlah aku..bukan kau..kalian atau mereka…
hanya hari ini..yach..sekedar sampai hari ini…

tumbuhan satu dari sebenar malaikat

0 komentar

Tumbuhan itu lah malaikat
Bertasbih hanya kepada Ilahi
Tanpa memiliki nafsu birahi
Tercipta dari cahaya tumbuh ke langit
Mungkinkah mereka juga ingat
Kisah Adam di surga pertama
Saat mereka diperintah sembah manusia
Juga saat hawa di hasut
Jalani tanpa perintah lanjut
Perintah dari Maha Kuasa
Pencipta alam semesta
Ya Robbi nan belum terlihat
Namun kasih sayangnya tersurat
Hingga kita kembali padaNya
Saat kita di kumpulkan di surga
Rahasia Ilahi setelah hari kiamat